Rabu, 11 Juni 2014

Amalan Malam Nisfu Sya'ban

Amalan sekitar malam nisfu sya’ban 

Menurut sebagian besar Ulama, antara lain adalah dengan memperbanyak ibadah danshalat malam dan dengan puasa, namun sebagaimana yang dilakukan Rasulullah, yaitu dengan secara sendiri-sendiri. Adapun meramaikan malam Nisfu Sya’ban dengan berlebih-lebihan seperti dengan shalat malam berjamaah, menurut sebagian Ulama, Rasulullah SAW tidak pernah melakukannya.
Bagi yang mau mengamalkannya, Informasi 15 Sya’ban jatuh pada tanggal 17 Juli 2011 (Malam Nisfu Sya’ban pd hari Sabtu tgl 16 July 2011 Malam Minggu sejak terbenamnya matahari). Apabila anda semua berniat mengubah catatan rizki dan takdir di dalam buku besar Allah menjadi lebih baik dan memohon ampun atas dosa2 yang telah kita perbuat maka dibawah ini ada petunjuknya menurut sebagian Ulama, yaitu antara lain:
  1. Sholat fardlu Maghrib
  2. Membaca Surah Yassin 3 kali
  3. Membaca doa Nifsu Sya’ban
  4. Menghidupkan malam Nisfu Sya’ban dengan memperbanyak dzikir, shalawat, doa dan istighfar.
Adapun apa yang sering dilakukan oleh sebagian umat Islam, yaitu Salat Malam Nisfu Sya’ban sebanyak 100 rakaat, Hadistnya oleh sebagian ahli hadist dianggap sahih, namun sebagian menganggap dhaif.
Namun demikian dalam urusan shalat sunnah, kata Nabi SAW, boleh kita tambahi jumlahnya dan boleh kita kurangi sesuai kemampuan kita.
DOA MALAM NISFU SYA’BAN
———————-
Sahabatku,
Setelah di malam nisfu sya’ban disunnahkan untuk menyampaikan doa/keinginan anda dimalam dan insya Allah akan dikabulkan.
Mengenai doa di malam nisfu sya’ban menurut sebagian ulama adalah adalah sunnah Rasul saw, sebagaimana hadits2 berikut :
  • Rasulullah saw bersabda,: “Allah mengawasi dan memandang hamba hamba Nya di malam nisfu sya’ban, lalu mengampuni dosa dosa mereka semuanya kecuali musyrik dan orang yg pemarah pada sesama muslimin” (Shahih Ibn Hibban haditsno.5755)
  • Berkata Aisyah ra : “disuatu malam aku kehilangan Rasul saw, dan kutemukan beliau saw sedang di pekuburan Baqi’, beliau mengangkat kepalanya kearah langit, seraya bersabda : “Sungguh Allah turun ke langit bumi di malam nisfu sya’ban dan mengampuni dosa dosa hamba Nya sebanyak lebih dari jumlah bulu anjing dan domba” (Musnad Imam Ahmad hadits no.24825)
PENDAPAT ULAMA BESAR
  • Syaikh‘Abdul Qadir al-Jailaniy berkata, “Malam Nishfu Sya’ban adalah malam yang paling mulia setelah Lailatul Qodr.” (Kalaam Habiib ‘Alwiy bin Syahaab)
  • Berkata Imam Syafii rahimahullah : “Doa mustajab adalah pada 5 malam, yaitu malam jumat, malam idul Adha, malam Idul Fitri, malam pertama bulan rajab, dan malam nisfu sya’ban” (Sunan Al Kubra Imam Baihaqiy juz 3 hal 319).
  • Dikutip dari buku al-Fawaaidul Mukhtaaroh Diceritakan bahwa Ibnu Abiy as-Shoif al-Yamaniy berkata, “Sesungguhnya bulan Sya’ban adalah bulan sholawat kepada Nabi saw, karena ayat Innallaaha wa malaaikatahuu yushalluuna ‘alan Nabiy … diturunkan pada bulan itu. (Ma Dza Fiy Sya’ban?)
  • Ibnu Taimiyah, (syeikh rujukannya wahabi & salafy) mengkhususkan amalan sholat pada nishfu Sya’ban dan memujinya: “Apabila seorang itu menunaikan sholat pada malam Nishfu Sya’ban secara individu atau berjamaah secara khusus sebagaimana yang dilakukan oleh sebilangan masyarakat Islam maka hal itu adalah Baik”(Majmu’ Fatawa jilid 24 halaman 131)Lihat bagaimana Ibnu Taimiyah sendiri memuji siapa yang menghidupkan amalan khusus pada malam Nishfu Sya’ban yaitu dengan menunaikan sholat sunnah pada waktu itu baik secara perseorangan mau pun secara ber- jama’ah, Ibnu Taimiyah menyifatkan amalan khusus itu sebagai Hasan/Baik.Pada halaman 132 dikitab yang sama itu, Ibnu Taimiyyah mengakui adanya hadits yang mengkhususkan untuk ibadah sholat malam Nishfu Sya’ban!!!
    “(Berkenaan malam Nishfu Sya’ban) maka telah diriwayatkan mengenai kemuliaan dan kelebihan Nishfu Sya’ban dengan hadits-hadits dan atsar, di nukilkan dari golongan Salaf (orang-orang dahulu) bahwa mereka menunaikan sholat khusus pada malam Nishfu Sya’ban, sholatnya seseorang pada malam itu secara perseorangan sebenarnya telah dilakukan oleh ulama Salaf dan dalam perkara tersebut terdapat hujjah/dalil maka jangan di-ingkari, manakala sholat secara jama’ah (pada malam nishfu sya’ban) adalah dibina atas hujah/ dalil kaedah pada berkumpulnya manusia dalam melakukan amalan ketaatan dan ibadat”.
Berdasarkan fatwa ulama besar di atas, maka kita memperbanyak doa di malam itu, jelas pula bahwa doa tak bisa dilarang kapanpun dan dimanapun, bila mereka yang melarang doa maka hendaknya mereka menunjukkan dalilnya?.
Demikian juga tentang do’a khusus untuk malam nisfu Sya’ban seperti do’a di bawah ini, ada ikhtilaf (perbedaan) dikalangan Ulama dan para ahli hadist. Jadi selain DOA NISFU SYA’BAN di bawah boleh juga dengan do’a-do’a umum terutama do’a yang ada di Al Qur’an dan Al Hadist.
Namun demikian, di bawah ini adalah Do’a malam Nisfu Sya’ban yang diamalkan oleh sebagian Ulama dan Anda boleh ikut mengamalkannya
DO’A NISFU SYA’BAN
“Allahumma yaa dzalman-na wa laayamun-nu ‘alaihi yaadzaljalaali wal ikraam, yaadzaath thu-li wal in’aami, laa ilaaha illaa anta zhahrallajiinaa, wa jaaralmus tajiiriina wa amaanal khaaifiin. Allahumma inkunta katabtanii ‘indaka fii ummil kittabi syaqiyaan au mahruuman au mathruudan au muqtaran alayya firrizqi famhu. Allahumma bifadhlika syaqoowati wahirmaani wathordii waqtaaro rizqii wa atsbitnii ‘indaka fii kittabikal munazzali alaa lisaani nabiyika mursali, yamhullahu maa yasyaa-u wa yutsbitu wa’indahuu ummul kitaabi, ilaahii bit-tajallil a’azhami fii lailatin nishfi min syahri sya’baanil mukarramil latii yufraqu fiiha kulli amrin hakiimi wa yubramu antaksyifa anna minal balaa-I maa na’lamu wamaa laa na’lamu wamaa antabihi a’lamu innaka anta la’zu lakramu. Washallallaahu’alaa sayyidinaa Muhammadin wa-alihi washahbihii wassallam, walhamdulillahi rabbil’alamiin”.
Artinya, Ya Allah yang membangkitkan dan tak ada yang sanggup membangkitkan kecuali DIA, ya Tuhan Yang Maha Luhur dan Agung dan Yang Maha Pemurah memberi nikmat-nikmat. Tidak ada Tuhan yang lain melainkan Engkau yang menolong orang-orang yang memohon pertolongan dan melindungi orang-orang serta mengamankan dari sekalian yang dikhawatirkan dan ditakuti. Ya Allah andaikata telah ditakdirkan di sisi-Mu akan daku dalam buku Azaly, bahwa aku celaka dan sedikit rezeki, terusir dan diharamkan akan daku maka hapuskanlah (apa-apa yang tercatat/tertulis dalam buku Azaly itu) dengan kemurahan-Mu. Dan tetapkanlah di sisi-Mu dalam buku Azaly itu (tukarkan-lah akan keadaan di Azaly-ku itu) dengan kebahagiaan lagi memperoleh rezeki yang dipergunakan untuk kebaikan, Sesungguhnya Engkau berkata dan kata-kata-Mu adalah BENAR; sebagaimana tercantum di dalam Kitab-Mu yang Engkau turunkan atas lisan Nabi-Mu yang diutus (Muhammad saw), “Yakni dihapuskan Allah barang yang dikehendaki-Nya (perkataan/pernyataan yang menyimpang) dan ditetapkan-Nya di sisi-Nya di Azaly”. Ya Allah dengan keagungan-Mu pada malam Nisfu Sya’ban yang mulia ini, yang memisahkan kepadanya tiap-tiap perkara/keadaan dan urusan yang tepat dan yang dipastikan, hindarkan ya Allah kami dari bala’/musibah yang kami ketahui dan yang tidak kami ketahui dan Engkaulah yang lebih mengetahui dengannya. Sesungguhnya Engkau Maha Agung dan Pemurah. Washallallaahu’alaa sayyidinaa Muhammadin wa-alihi washahbihii wassallam, walhamdulillahi rabbil’alamiin”.
ATAU DOA NISFU SYA’BAN YANG LAIN
“ALLAAHUMMA YAA DZAL MANNI WALAA YUMANNU ‘ALAIKA YAA DZAL JALAALI WAL IKRAAM, YAA DZATH THAULI WALIN’AAM, LAA ILAAHA ILLAA ANTA, DHAHRUL LAAJIIN, WA JAARUL MUSTAJIIRIIN, WA AMAANUL KHAA IFIIN, ALLAAHUMMA IN KUNTA KATABTA NII ‘INDAKA FII UMMIL KITAABI SYAQIYYAN AW MAHRUUMAN AW MATHRUUDAN AW MUQTARRAN ‘ALAYYA FIR RIZQI, FAMHULLAA HUMMA BI FADLLIKA SYAQAAWATII WA HIRMAANII WA THARDII WAQ TITAARI RIZQII WA ATS-BITNII INDAKA FII UMMIL KITAABI SA’IIDAN MARZUUQAN MUWAFFAQALLIL KHAIRAAT. FA INNAKA QULTA WA QAULUKAL HAQQU FII KITAABIKAL MUNAZZALI ‘ALAA NABIYYIKAL MURSALI, YAMHUL LAAHUMAA YASYAA U WA YUTSBITU WA ‘INDAHUU UMMUL KITAAB. ILAAHII BITTAJALLIL AA’DHAMI FII LAILATIN NISHFI MIN SYAHRI SYA’BAANIL MUKARRAMIL LATII YUFRAQU FIIHAA KULLU AMRIN HAKIIM WA YUBRAM, ISHRIF ‘ANNII MINAL BALAA I MAA A’LAMU WA MAA LAA A’LAM WA ANTA ‘ALLAAMUL GHUYUUBI BIRAHMATIKA YAA ARHAMAR RAAHIMIIN.
Artinya: “Ya Allah Tuhanku Pemilik nikmat, tiada ada yang bisa memberi nikmat atasMU. Ya Allah Pemilik kebesaran dan kemuliaan. Ya Allah Tuhanku Pemilik kekayaan dan Pemberi nikmat. Tidak ada yang patut disembah hanya Engkau. Engkaulah tempat bersandar. Engkaulah tempat berlindung dan padaMUlah tempat yang aman bagi orang-orang yang ketakutan. Ya Allah Tuhanku, jika sekiranya Engkau telah menulis dalam buku besarMU bahwa adalah orang yang tidak bebahagia atau orang yang sangat terbatas mendapat nikmatMU, orang yang dijauhkan daripadaMU atau orang yang disempitkan dalam mendapat rizki, maka aku memohon dengan karuniaMU, semoga kiranya Engkau pindahkan aku kedalam golongan orang-orang yang berbahagia, mendapat keluasan rizki serta diberi petunjuk kepada kebajikan. Sesungguhnya Engkau telah berkata dalam kitabMU yang telah diturunkan kepada RasulMU, dan perkataanMU adalah benar, yang berbunyi: Allah mengubah dan menetapkan apa-apa yang dikehendakiNYA dan padaNYA sumber kitab. Ya Allah, dengan tajalliMU Yang Mahabesar pada malam Nisfu Sya’ban yang mulia ini, Engkau tetapkan dan Engkau ubah sesuatunya, maka aku memohon semoga kiranya aku dijauhkan dari bala bencana, baik yang aku ketahui atau yang tidak aku ketahui, Engkaulah Yang Mahamengetahui segala sesuatu yang tersembunyi. Dan aku selalu mengharap limpahan rahmatMU ya Allah Tuhan Yang Maha Pengasih.”
Sahabatku,
Perlu saya tekankan di sin, tidak ada larangan dari Rasul untuk berdoa di malam Nisfu Sya’ban, justru pelarangan akan hal ini merupakan perbuatan munkar, sebagaimana sabda Rasulullah saw : “sungguh sebesar besarnya dosa muslimin dengan muslim lainnya adalah pertanyaan yg membuat hal yg halal dilakukan menjadi haram, karena sebab pertanyaannya” (Shahih Muslim)
KESIMPULAN
Dari paparan di atas, kita sebagai umat Islam angat dianjurkan untuk meramaikan malam Nisfu Sya’ban dengan cara memperbanyak ibadah, shalat sunnah, memperbanyak bacaan zikir, memperbanyak baca’an shalawat, membaca al-Qur’an, bersedekah, berdo’a dan mengerjakan amal-amal salih lainnya.
Semoga Allah mengampuni dosa-dosa kita. Amiin.
Wallahualam bissawab
Bârakallâhu lî wa lakum, Matur syukran n Terima kasih.
Semoga Bermanfaat ya
Bogor, 11 Juny 2014
Billahit taufiq wal hidayah
Wassalamualaikum wr.wb
“Utamakan SEHAT untuk duniamu, Utamakan AKHLAK dan SHALAT untuk akhiratmu”

Sabtu, 10 Mei 2014

Puasa Bulan Rajab

Menurut tanggalan umat Islam atau tanggalan Hijriyah, pada tanggal 01 Mei 2014 lalu umat muslim telah masuk di bulan Rajab, dan ada sebagian berpendapat bulan Rajab sudah masuk mulai tanggal 30 April 2014, Baiklah kita tak mencari perbedaan disini. Dimana pada bulan Rajab ini sebagian umat muslim akan melakukan ibadah puasa untuk mendapatkan pahala dari Allah SWT. Lalu apa hukumnya bagi yang tidak melaksanakan puasa?

Bulan Rajab adalah bulan ketujuh dari penanggalan Islam (Hijriyah). Dimana pada bulan ini terjadi peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW (tanggal 27 Rajab) dan mendapatkan perintah shalat lima waktu dalam satu hari.

Bagi umat Islam Bulan Rajab merupakan salah satu bulan haram, artinya bulan yang dimuliakan. Banyak para muslim yang memanfaatkan bulan istimewa ini dengan melaksanakan puasa selama satu hari atau lebih.

Menurut salah satu hadist, puasa di bulan Rajab selama 1 hari itu sama artinya dengan puasa selama 1 bulan penuh. Dengan kata lain semakin banyak ibadah puasa yang dilakukan di bulan Rajab maka pahala yang diperoleh pun akan berlimpah.

Hadist riwayat al-Thabarani dari Sa’id bin Rasyid: “Barangsiapa berpuasa sehari di bulan Rajab, maka ia laksana  berpuasa setahun, bila puasa 7 hari maka ditutuplah untuknya pintu-pintu neraka jahanam, bila puasa 8 hari dibukakan untuknya 8 pintu surga, bila puasa 10 hari, Allah akan mengabulkan semua permintaannya…..”

Hukum puasa di bulan Rajab sendiri adalah Sunnah (boleh dikerjakan ataupun tidak). Jadi jangan pernah Anda yang berpuasa di bulan Rajab mempermasalahkan mereka yang tidak berpuasa. Puasa di bulan Rajab adalah puasa spesial untuk mereka yang ingin menambah pahalanya.

Di dalam penanggalan Islam sendiri terdapat empat bulan haram (dimuliakan). Empat bulan tersebut adalah Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan satu bulan yang tersendiri bulan Rajab. Di bulan-bulan inilah umat Islam mendapatkan keistimewaan. Umat Islam yang beribadah di bulan-bulan ini maka pahalanya akan dilipat gandakan.


Sementara untuk puasa yang diwajibkan setiap tahunnya adalah puasa bulan Ramadhan. Setiap umat Islam yang sudah baligh (dewasa) diwajibkan untuk menjalani puasa selama 1 bulan penuh di bulan Ramadhan. Bagi yang meninggalkan puasanya maka harus berpuasa di lain hari.


Terdapat sejumlah hadits yang menjelaskan tentang keutamaan serta hukum dari Puasa Rajab. Beberapa hadist menyebutkan bahwa puasa di bulan Rajab akan memberikan pahala yang belipat ganda bagi yang melaksanakannya.

Bulan Rajab merupakan salah satu dari bulan haram yang telah Allah SWT sebutkan dalam firman-Nya.Adapun bulan yang termasuk bulan haram itu adalah, Rajab, Dzulqa’dah, Dzulhijjah, dan Muharram.

Disebut atau dinamakan bulan haram disebabkan dua perkara: Pertama, karena diharamkan perang di dalamya kecuali kalau musuh memulainya. Kedua, karena besarnya kehormatan dan keagungan bulan-bulan tersebut sehingga maksiat yang dikerjakan di dalamnya dosanya lebih besar daripada bulan-bulan selainnya
.
Dan Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam sendiri memang menganjurkan berpuasa pada bulan-bulan haram:
صُمْ مِنْ الْحُرُمِ وَاتْرُكْ
“Puasalah pada bulan-bulan Al Hurum (bulan Rajab, Dzulqa’dah, Dzulhijjah, dan Muharram) dan hentikanlah (beliau mengucapkannya sebanyak tiga kali),” HR. Abu Dawud no.2428 dan didhaifkan oleh Al-Albani dalam Dhaif Abi Dawud).

Namun, dari hadits tersebut bisa kita lihat bahwa Nabi tidak pernah mengkhususkan puasa di bulan Rajab saja, tapi menganjurkan untuk puasa di semua bulan haram. Jadi akan sangat disayangkan jika Anda hanya berpuasa di bulan Rajab tapi lupa berpuasa di bulan haram lainnya, Dzulqa’dah, Dzulhijjah, dan Muharram.

Beberapa hadits memang menyebutkan bahwa puasa Rajab memiliki keutamaan tersendiri dibanding bulan-bulan lainnya. Apalagi jika dilaksanakan pada hari-hari tertentu di bulan Rajab. Namun, hadits-hadits tersebut tidak ada yang shahih atau masih diragukan.

Karena itu, pelaksanaan puasa Rajab selama beberapa hari secara khusus untuk mengistimewakannya dengan meyakini keutamannya yang lebih besar dibandingkan pada bulan-bulan selainnya adalah tidak dibenarkan dan tidak memiliki dasar kuat dalam syariat.


Intinya! Berpuasa di bulan Rajab itu boleh-boleh saja, asal tidak dikhususkan. Akan lebih baik lagi jika Anda juga berpuasa di bulan Dzulqai’dah, Dzulhijjah, dan Muharram. Dan perlu diingat, puasa di bulan haram tersebut hukumnya sunnah. Karenanya, tidak perlu Anda menggunjingkan orang yang tidak berpuasa di bulan tersebut.


Berikut adalah doa-doa niat puasa rajab yang bisa anda gunakan:
‘Ubaidullah bin Umar dari Za`idah bin Abu Ar Ruqad dari Ziyad An Numairi dari Anas bin Malik, ia berkata, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam apabila memasuki bulan Rajab, maka beliau berdoa,

“Allāhummaa bārik lanā fī Rajab-a wa Shaʻbān-a wa balligh-nā shahra Ramaḍān-a
“Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban serta sampaikanlah kami ke bulan Ramadhan”. ( Hadis Riwayat Imam Ahmad dalam musnadnya (1/259), Ibnu Suniy dalam ’Amalul Yaum wal Lailah, Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman (3/1399), An Nawawi dalam Al Adzkar (245)

NAWAITU SAUMA SYAHRI RAJAB SUNNATAN LILLAHI TA’ALA
“Saya niat puasa bulan Rajab, sunnah karena Allah ta’ala”


 “Puasalah pada bulan-bulan Al Hurum (bulan Rajah, Dzulqa’dah, Dzulhijjah, dan Muharram, -Penerj.) dan hentikanlah (beliau mengucapkannya sebanyak tiga kali).” HR. Abu Dawud no. 2428 dan didhaifkan oleh Al-Albani dalam Dhaif Abi Dawud)



Minggu, 04 Mei 2014

Chatt Line Lewat PC


Chatting Gratis, kapan pun dan dimana pun
Chatting gratis dengan teman-temanmu, kapan pun dan dimana pun, baik obrolan personal ataupun grup. 

LINE tersedia diseluruh perangkat smartphone (iPhone, Android, Windows Phone, Blackberry, Nokia) dan tersedia juga di PC.



Gratis Voice Call dan Video Call

Lakukan panggilan suara ataupun video secara gratis dan real time bersama LINE. Tunggu apalagi, dengar suara dan lihat senyum orang-orang terdekatmu sekarang juga. 

Tersedia di iPhone, Android, dan PC(Windows/Mac OS)



Chatting jadi lebih lucu & ekspresif bersama Stickers LINE

Dengan lebih dari 10.000 Stickers dan Emoticon, kamu dapat mengekspresikan emosi, dan kejadianmu sehari-hari. Enjoy LINE Stickers!

Kunjungi LINE Stickers Shop dan dapatkan sticker dengan karakter asli dari LINE.



Berbagi video, foto, dan pesan suara

LINE Memungkinkan kamu untuk berbagi foto, video, pesan suara, kontak serta informasi lokasi dengan mudah kepada teman-temanmu

·         
timeline
Gunakan Timeline untuk berbagi teks, foto, video serta stickers bersama dengan teman-temanmu.
                                                                  ·         

Snap Movie
Buat video berkualitas tinggi hanya dalam waktu 10 detik, tambahkan latar belakang musik, dan share bersama teman-temanmu
                                                                  ·         

Add Friend
Tambah teman-temanmu dengan menggunakan fitur ‘Shake It’, QR Code, atau LINE ID.
Untuk Download Line For PC klik Disini 
Langsung aja dowload aplikasinya gan lumayan buat yang android nya sering ngadat.... hehehehehe... :D
Download Line For PC klik Disini !!!!

Jumat, 02 Mei 2014

Kamis, 24 April 2014

Diskusi Seorang Mualaf

Seorang Mu'alaf Yang Cukup Berani
Cukup lama sudah tidak membuat post pada blog ini, Alhamdulillah ternyata masih bisa dibuka. :) thanks buat seseorang disana yang telah mengingatkan, dan mendukung aku pada untuk melanjutkan mengkelola blog ini kembali, insyaAllah jika diberi kelapangan waktu, aku akan share berita yang bermanfaat buat all visitor, semoga bermanfaat bagi diri ini khususnya, dan bagi orang lain pada umumnya...

Pas mau posting, pas ada berita yang lagi hangat nih, yang mungkin perlu untuk sebagian kalian mengetahui..



Ini adalah diskusi MUALLAF vs PENDETA yang lagi ramai dibicarakan, antara Chistina Olivia Wijaya yang seorang mualaf, dengan nama Islamnya Aninda Chairunisa, dengan seorang pendeta bernama Oikumene Anthony Domingus, pendeta asli Jakarta yang sekarang menetap di Philipina. Pendeta tersebutlah yang pertama kali mengajak debat Aninda karena mendengar berita ada seorang pendeta asal Australia bernama Herbert Simpson jadi mualaf setelah berdebat sama saudari Aninda. Yang membuat heboh, photo profile dari Aninda Chairunisa memakai photonya artis Chelsea Olivia, tapi sekarang sudah berganti dengan photo aslinya biar tidak salah penafsiran. Tapi muka mereka memang mirip sekali.


untuk mengetahui isi dari diskusi tersebut silahkan Klik (Disini)

Rabu, 06 November 2013

FreeDownload FreeWare&Software: Kasus Penyadapan Yang Dilakukan Australia Dan Amer...

FreeDownload FreeWare&Software: Kasus Penyadapan Yang Dilakukan Australia Dan Amer...: Kasus Penyadapan Yang Dilakukan Pemerintah Australia Dan Amerika Serikat Sudah Sangat Melampaui Batas, Dan yang Lebih Parahnya Lagi, Ternyat...

Kasus Penyadapan Yang Dilakukan Australia Dan Amerika Serikat

Kasus Penyadapan Yang Dilakukan Pemerintah Australia Dan Amerika Serikat Sudah Sangat Melampaui Batas, Dan yang Lebih Parahnya Lagi, Ternyata Penyadapan Tidak Dilakukan Hanya Di Negara Indonesia Saja, Melainkan Juga Ke Beberapa Negara Asia Lainya.....

Sudah Saatnya Negara - Negara Di Asia Bersatu Dalam Segala Bidang, Dan Memboikot Dua Negara Tersebut, Mulai Dari Hubungan Bilateral Maupun Bisnis Dan Perdangan...

Asia Dapat Lebih Maju Tanpa Adanya Campur Tangan Australia Dan AS....

Menurut Blogger Bmn Nieh..... (y)

Kamis, 09 Mei 2013

DI BTUHKAN SEGERA.... URGENT...!!!!!

DIBUTUHKAN SEGERA :
Private Assisten dan Home Manager Operational, penempatan JAWA-BARAT

Syarat :
1.   Wanita usia max 40 thn
2.   Minimum lulusan SLTA / sederajat
3.   Jujur, Loyal, Disiplin.
4.   Mampu berkomunikasi dengan baik
5.   Mampu bekerja secara individu maupun bersama-sama.
6.   Memiliki motivasi yang tinggi
7.   Bertanggung jawab.
8.   Taat beribadah
9.   Amanah
10. Sabar dan Qana'ah

Fasilitas :
Penghasilan bulanan + komisi + bonus

Kirim Lamaran via email :
lowongan_calon.istri@shalehah.com

PT Sakinah Mawaddah Warrohmah

Minggu, 31 Maret 2013

"Syurga"

Assalamu'alaikum......

           Sahabat bloger... kali ini saya akan mengangkat tema syurga, dimana syurga sampai sa'at ini banyak yang masih mempertanyakan tentang keberadaaanya, dan tidak sedikit pula yang meragukan keberadaanya!
Ya sebagai umat muslim kita memang telah diberitahu tentang keberadaan syurga itu sendiri, sebagai mana telah banyak disebutkan dalam firman Allah.swt dalam Al-Qur'an, yang juga membahas tentang syurga....
           Sebenarnya jika kita melihat disekeliling kita, kita dapat mendapat gambaran tentang syurga itu sendiri, tidak seperti yang digambarkan kebanyakan orang bahwa syurga dunia itu seperti pada gambar - gambar berikut dan juga hanya kesenangan, hura - hura, kehidupan dan pergaulan bebas, seperti yang banyak dianut oleh orang - orang kafir diluar sana....
 
               Mari kita simak Firman Allah.swt yang berbunyi "Kebesaran Allah Hanya dapat diketahui oleh orang - orang yang mau berfikir" dari situ bisa kita simpulkan, dan kita intropeksi diri, apakah kita sudah mau berfikir tentang kebesaran Allah.swt yang telah diperlihatkan kepada kita? tapi kita sibuk memikirkan dunia yang sifatnya hanya sementara, sedangkan syurga yang sifatnya pasti dan kekal kita tidak pernah memikirkannya dan berusaha mendapatkannya, padahal janji Allah.swt pasti bagi mereka yang bersungguh ingin mendapat Ridha Allah.swt.
              Mari kita renungkan dan simak sejenak, ini hasil pengamatan dan saya telah mencocokan tentang syurga dan kehidupan didalamnya, menurut kisah dari Rassulullah.saw, bahwa di syurga semuanya serba tersedia, belum sampai terucap apa yang kita mau, maka apa yang kita maksudkan didalam hati tadi tersedia dihadapan kita, Allahu'akbar, maha besar Allah dengan segala kuasanya...
           Pernahkah sahabat bloger melihat anak bayi..?? bukankah jelas gambaran syurga telah Allah.swt perlihatkan pada anak bayi, mari kita simak, anak bayi tidak pernah berfikir mau makan apa, minum apa, memakai baju apa dan bahkan dia tidak mengetahui apa - apa, tetapi kebutuhannya selalu terpenuhi, tidakah gambaran syurga terlihat didepan kita jika kita sedang berhadapan dengan anak bayi, dia suci bersih dari segala dosa, memang jika kita mau lebih perduli pada sekitar kita dan mau berfikir tentang kebesaran - kebesaran Allah.swt, InsyaAllah kita dapat mengetahui itu semua. Mari kita coba untuk lebih cermat dalam memahami kebesaran Allah.swt dan mau sedikit merenung dan berfikir, persis seperti firman Allah yang sangat sering disebutkan dalam ayat - ayat yang terdapat didalam Al-Qur'an....

Originaly posted by Safa'at. Jt (pure written by safa'at.jt)

Jumat, 29 Maret 2013

"Jagalah Kehormatanmu Dan Agamamu"


Hari Valentine : Hari Zina Internasional

Valentine Day adalah Hari zina internasional,. Hari Para Wanita Direndahkan serendah-rendahnya, hingga kehormatannya senilai sepotong coklat, atau senilai satu kuntum bunga,.. murah sekali

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah
Di antara bencana yang menimpa pemuda Islam adalah sikap latah meniru kebiasaan orang kafir. Salah satu di antaranya, memeriahkan Valentine’s DayValentine’s day, 100% datang dari orang kafir.
Kita semua sepakat bahwa valentine datang dari budaya non muslim. Terlalu banyak referensi tentang sejarah dan latar belakang munculnya hari valentine, yang mengupas hal itu. Saking banyaknya, mungkin kuranng bijak jika kami harus mengulas ulang pembahasan yang sudah berceceran tentang sejarah valentine’s. Untuk itu, kami di sini hanya ingin meyakinkan bahwa valentine murni dari orang kafir.
Klaim: Kami mengakui bahwa valentine’s day buatan orang kafir, tapi kami sama sekali tidak melakukan ritual mereka. Kami hanya menjadikan hari ini sebagai hari untuk mengungkapkan rasa cinta kepada kekasih. Sama sekali tidak ada sangkut pautnya dengan acara keagamaan. Apakah ini tetap dilarang?
Jawab:
Alasan ini tidak dapat diterima. Setelah Anda memahami bahwa hari valentine adalah budaya orang kafir, ada beberapa konsekuensi yang perlul Anda pahami:
Pertama, turut memeriahkan valentine’s day dengan cara apapun, sama saja dengan meniru kebiasaan orang kafir. Padahal Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah memberikan ancaman yang sangat keras, bagi orang yang meniru kebiasaan orang kafir. Dari Ibnu Umar radhiallahu ‘anhuma, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُم
Siapa yang meniru suatu kaum maka dia bagian dari kaum tersebut.” (HR. Abu Daud dan dishahihkan Al-Albani).
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah mengatakan,
وهذا الحديث أقل أحواله أن يقتضي تحريم التشبه بهم ، وإن كان ظاهره يقتضي كفر المتشبه بهم كما في قوله : { وَمَنْ يَتَوَلَّهُمْ مِنْكُمْ فَإِنَّهُ مِنْهُمْ }
“Hadis ini, kondisi minimalnya menunjukkan haramnya meniru kebiasaan orang kafir. Meskipun zahir (makna tekstual) hadis menunjukkan kufurnya orang yang meniru kebiasaan orang kafir. Sebagaiman firman Allah Ta’ala yang artinya, ‘Siapa di antara kalian yang memberikan loyalitas kepada mereka (orang kafir itu), maka dia termasuk bagian orang kafir itu’. (QS. Al-Maidah: 51).” (Iqtidha’ Shirathal Mustaqim, 1:214)
Pada hadis di atas, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak membedakan tujuan meniru kebiasaan orang kafir itu. Beliau juga tidak memberikan batasan bahwa meniru yang dilarang adalah meniru dalam urusan keagamaan atau mengikuti ritual mereka. Sama sekali tidak ada dalam hadis di atas. Karena itu, hadis ini berlaku umum, bahwa semua sikap yang menjadi tradisi orang kafir, maka wajib ditinggalkan dan tidak boleh ditiru.
Kedua, memeriahkan hari raya orang kafir, apapun bentuknya, meskipun hanya dengan main-main, dan sama sekali tidak diiringi dengan ritual tertentu, hukumnya terlarang.
Ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam hijrah ke Madinah, beliau menjumpai masyarakat Madinah merayakan hari raya Nairuz dan Mihrajan. Hari raya ini merupakan hari raya yang diimpor dari orang Persia yang beragama Majusi. Ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam datang, beliau bersabda,
قَدِمْتُ عَلَيْكُمْ ، وَلَكُمْ يَوْمَانِ تَلْعَبُونَ فِيهِمَا فِي الْجَاهِلِيَّةِ ، وَقَدْ أَبْدَلَكُمُ اللَّهُ بِهِمَا خَيْرًا مِنْهُمَا : يَوْمَ النَّحْرِ ، وَيَوْمَ الْفِطْرِ
“Saya mendatangi kalian (di Madinah), sementara kalian memiliki dua hari yang kalian gunakan untuk bermain di masa jahiliyah. Padahal Allah telah memberikan dua hari yang lebih baik untuk kalian: Idul Qurban dan Idul Fitri”. (HR. Ahmad, Abu Daud, Nasai, dan dishahihkan Syaikh Ali Al-Halabi)
Mari kita simak dengan seksama hadis di atas. Penduduk Madinah, merayakan Nairuz dan Mihrajan bukan dengan mengikuti ritual orang Majusi. Mereka merayakan dua hari raya itu murni dengan main-main, saling memberi hadiah, saling berkunjung, dst. Meskipun demikian, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tetap melarang mereka untuk merayakannya, menjadikannya sebagai hari libur, atau turut memeriahkan dengan berbagai kegembiraan dan permainan.Sekali lagi, meskipun sama sekali tidak ada unsur ritual atau peribadatan orang kafir.
Oleh karena itu, meskipun di malam valentine’s sekaligus siang harinya, sama sekali Anda tidak melakukan ritual kesyirikan, meskipun Anda hanya membagi coklat dan hadiah lainnya, apapun alasannya, Anda tetap dianggap turut memeriahkan budaya orang kafir, yang dilarang berdasarkan hadis di atas.

Valentine’s Day Hari Zina Internasional

Sudah menjadi rahasia umum, intensitas zina meningkat pesat di malam valentine. Hari itu dijadikan momen paling romantis untuk mengungkapkan rasa cinta kepada pacar dan kekasih.
Apabila valentine hanya sekadar pacaran dan makan malam, setelah itu pulang ke “kandang” masing-masing, ini cara valentine zaman 70-an, kuno! Saat ini, valentine telah resmi menjadi hari zina.
Bukan hanya mengungkap perasaan cinta melalui hadiah coklat, tapi saat ini dilampiri dengan kondom. Allahu akbar! Apa yang bisa Anda bayangkan? Malam valentine menjadi kesempatan besar bagi para pemuda dan mahasiswa pecundang untuk merobek mahkota keperawanan gadis dan para wanita. Malam valentine diabadaikan dengan lumuran maksiat dan dosa besar. Lebih parah dari itu, semua kegiatan di atas mereka rekam dalam video untuk disebarkan ke berbagai penjuru bumi melalui dunia maya. Bukankah ini bencana besar?!Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raajiuun..
Dimanakah rasa malu mereka?! Dimanakah rasa keprihatinan mereka dengan umat?! Akankah mereka semakin memperparah keadan?!
Wahai para pemuda pecundang…, jangan karena kalian tidak mampu menikah kemudian kalian bisa sewenang-wenang menggagahi wanita??
Wahai para pemudi yang hilang rasa malunya…, jangan karena sebatang cokelat dan romantisme picisan Anda merelakan bagian yang paling berharga pada diri Anda. Laki-laki yang saat ini sedang menjadi pacarmu, bukan jaminan bisa menjadi suamimu. Bisa jadi kalian sangat berharap kasih sayang sang kekasih, namun di balik itu, obsesi terbesar pacarmu hanya ingin melampiaskan nafsu binatangnya dan mengambil madumu.
Bertaubatlah wahai kaum muslimin…
Ingatlah hadis Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,
وَلاَ ظَهَرَتِ الْفَاحِشَةُ فِى قَوْمٍ قَطُّ إِلاَّ سَلَّطَ اللَّهُ عَلَيْهِمُ الْمَوْتَ
Jika perbuatan kekejian sudah merebak dan dilakukan dengan terang-terangan di tengah-tengah masyarakat, maka Allah akan menimpakan kehancuran kepada mereka.” (HR. Hakim dan beliau shahihkan, serta disetujui Ad-Dzahabi)
Allahu Akbar, bukankah ini ancaman yang sangat menakutkan. Gara-gara perbuatan mereka yang tidak bertanggung jawab itu, bisa jadi Allah menimpakan berbagai bencana yang membinasakan banyak manusia. Ya.. valentine’s day, telah menyumbangkan masalah besar bagi masyarakat. Sangat tepat seperti kisah Nabi Musa ‘alaihis salam yang berdoa kepada Allah, karena kelancangan yang dilakukan kaumnya yang menyembah anak sapi. Allah abadikan dalam firman-Nya,
إِنَّ الَّذِينَ اتَّخَذُوا الْعِجْلَ سَيَنَالُهُمْ غَضَبٌ مِنْ رَبِّهِمْ وَذِلَّةٌ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَكَذَلِكَ نَجْزِي الْمُفْتَرِينَ (152)وَالَّذِينَ عَمِلُوا السَّيِّئَاتِ ثُمَّ تَابُوا مِنْ بَعْدِهَا وَآمَنُوا إِنَّ رَبَّكَ مِنْ بَعْدِهَا لَغَفُورٌ رَحِيمٌ (153) وَلَمَّا سَكَتَ عَنْ مُوسَى الْغَضَبُ أَخَذَ الْأَلْوَاحَ وَفِي نُسْخَتِهَا هُدًى وَرَحْمَةٌ لِلَّذِينَ هُمْ لِرَبِّهِمْ يَرْهَبُونَ (154) وَاخْتَارَ مُوسَى قَوْمَهُ سَبْعِينَ رَجُلًا لِمِيقَاتِنَا فَلَمَّا أَخَذَتْهُمُ الرَّجْفَةُ قَالَ رَبِّ لَوْ شِئْتَ أَهْلَكْتَهُمْ مِنْ قَبْلُ وَإِيَّايَ أَتُهْلِكُنَا بِمَا فَعَلَ السُّفَهَاءُ مِنَّا إِنْ هِيَ إِلَّا فِتْنَتُكَ تُضِلُّ بِهَا مَنْ تَشَاءُ وَتَهْدِي مَنْ تَشَاءُ أَنْتَ وَلِيُّنَا فَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا وَأَنْتَ خَيْرُ الْغَافِرِينَ
Sesungguhnya orang-orang yang menjadikan anak lembu (sebagai sembahannya), kelak akan menimpa mereka kemurkaan dari Tuhan mereka dan kehinaan dalam kehidupan di dunia. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang membuat-buat kebohongan. Orang-orang yang mengerjakan kejahatan, kemudian bertaubat sesudah itu dan beriman; sesungguhnya Tuhan kamu sesudah taubat yang disertai dengan iman itu adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Sesudah amarah Musa menjadi reda, lalu diambilnya (kembali) luh-luh (Taurat) itu; dan dalam tulisannya terdapat petunjuk dan rahmat untuk orang-orang yang takut kepada Tuhannya. Dan Musa memilih tujuh puluh orang dari kaumnya untuk (memohonkan taubat kepada Kami) pada waktu yang telah Kami tentukan. Maka ketika mereka digoncang gempa bumi, Musa berkata, “Ya Tuhanku, kalau Engkau kehendaki, tentulah Engkau membinasakan mereka dan aku sebelum ini. Apakah Engkau akan membinasakan kami karena perbuatan orang-orang yang BODOH di antara kami? Itu hanyalah cobaan dari Engkau, Engkau sesatkan dengan cobaan itu siapa yang Engkau kehendaki dan Engkau beri petunjuk kepada siapa yang Engkau kehendaki. Engkaulah Yang memimpin kami, maka ampunilah kami dan berilah kami rahmat dan Engkaulah Pemberi ampun yang sebaik-baiknya.” (QS. Al-A’raf: 153 – 155)
Karena itu, kami mengajak kepada mereka yang masih lurus fitrahnya. Berusahalah untuk banyak istighfar kepada Allah. Perbanyaklah memohon ampunan kepada Allah. Kita berharap, dengan banyaknya istigfar yang kita ucapkan di malam zina ini, semoga Allah mengampuni hamba-hamba-Nya. Musa memohon ampunan kepada Allah, disebabkan ulah kaumnya yang bodoh, yang mengundang murka Allah.
Yaa Allah.., akankah Engkau membinasakan kami disebabkan ulah orang-orang BODOH di malam valentine?
Ampunilah kami Yaa, Allah..