Rabu, 23 Mei 2012

Alien Shooter Free Download

              Game Alien Shooter ini, termasuk kedalam golongan game yang ringan tidak terlalu banyak makan memory, dengan space yang rendah pd HD, dan tidak akan mengganggu pada saat dibuka bersamaan dengan program yang lainnya....
 Buat sobat yang masih memiliki komputer dengan spek rendah , game ini masih bisa diandalkan, dan buat yang berminat silahkan download disini

Klik pada tulisan dibawah ini...!!!
Selamat mencoba....!!!! :)

Selasa, 22 Mei 2012

Cara Setting IP Address di Ubuntu


Melalui NetworkManager (GUI)
Ini adalah cara yang paling banyak disukai orang karena tidak perlu mengetik di Terminal, tapi membutuhkan proses yang sedikit lebih panjang.
1. Klik-kanan pada icon networkmanager (ditunjukkan dengan icok jaringan), lalu pilih Edit Connections.

2. Pada tab Wired (koneksi kabel), klik pada tombol Add untuk menambah settingan baru .

3. Masuk ke tab IPv4 Settings dan isi settingannya:

4. Setelah semua settingan sudah diisi, klik tombol Apply untuk menerapkan settingan.
5. Klik pada NetworkManager dan pilih settingan yang baru saja dibuat.
 Anda sudah berhasil !!!
Jika Anda masih bingung atau ada pertanyaan, silakan tinggalkan komentar

Setting IP via Command Line Ubuntu (gnome-terminal)

Tulisan ini akan banyak Anda temukan di artikel-artikel linux yang lain, namun disini saya hanya ingin sedikit mereview saja, mudahan-mudahan bermanfaat.

Berikut cara setting ip address manual di Ubuntu melalui perintah manual dari command line atau terminal :

- Buka gnome-terminal :
- Login sebagai root / super user :
 

$ sudo su



- Ketik perintah berikut :
 

# ifconfig
 

Contoh :
 # ifconfig eth0 192.168.0.1

- Untuk setting gateway :

# route add default gw
 

Contoh : # route add default gw 192.168.1.254

- Untuk melihat routing table di linux dan untuk memastikan apakah dafult gateway sudah benar :

# route
 

- Untuk melihat ARP table :

# arp -a

- Untuk me-restart service network :

# /etc/init.d/networking restart

- Untuk melakukan Flush DNS :

# /etc/init.d/dns-clean start

Ket :
 
- Routing Table, adalah daftar table dari routing jalur network di Linux kita.
- ARP table, adalah daftar table mac address dan ip address yang sudah pernah establish atau terkoneksi dengan pc kita.

Terima kasih, semoga postingan in bermanfaat, buat blogger semua, khususnya bagi yang memerlukannya..... artikel ini juga bersumber dari site:
http://dony-ramansyah.bravehost.com, buat yang masih ingin mengetahui jauh lagi tentang LINUX, silahkan kunjungi situs tersebut..... salam sukses selalu..... :)


Senin, 21 Mei 2012

Cara Setting IP Addres Di Ubuntu


Cara setting IP Address di Ubuntu

Jika Anda adalah orang yang baru mencoba Linux khususnya distro Ubuntu, mungkin sempat kebingungan bagaimana cara mensetting IP address statis di Ubuntu. Misalnya Anda tidak punya koneksi di rumah sendiri tapi ingin mengupdate Ubuntu, terpaksa membawa laptop ke warnet untuk disambungkan ke LAN warnet. Nah, begitu disambungkan ke kabel Anda bingung, karena IP harus di set ke statis/manual sedangkan Anda tidak terbiasa mengubah settingan IP di Linux/Ubuntu. Ikuti langkah-langkah berikut ini untuk setting IP address di Linux/Ubuntu.

Untuk mengedit settingan IP di Ubuntu kita bisa menggunakan 2 cara, yaitu dari command line (Terminal), dan setting dari Network Manager (GUI).
Melalui command line
Inilah cara yang paling mudah dan cepat. Anda hanya perlu mengedit file /etc/network/interfaces dan mengisinya dengan settingan Anda. Caranya seperti ini:
1. Buka Terminal, jalankan perintah berikut:
sudo nano /etc/network/interfaces
Saat jendela editor nano terbuka, akan tampil seperti ini (default):

2. Misalnya Anda mempunyai koneksi eth0 yang terhubung, dan ingin memberi IP address baru seperti ini:
IP:
192.168.1.120
Subnet mask / Netmask:
255.255.255.0
Gateway:
192.168.1.254
yang perlu Anda lakukan adalah menambahkan baris berikut ini:
auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.1.120
netmask 255.255.255.0
gateway 192.168.254
*) Anda bisa mengetiknya langsung pada editor nano atau dengan mengcopy-nya langsung (Ctrl-Shift-V untuk paste ke Terminal)
Hasilnya akan seperti ini:

3. Save, cara tekan Ctrl-X dan Y.
Selanjutnya kita masih harus mengedit DNS Server, kita perlu mengedit /etc/resolv.conf:
1. Buka Terminal, jalankan perintah ini:
sudo nano /etc/resolv.conf
2. Masukkan DNS, misalnya anda ingin menggunakan DNS dari Google (8.8.8.8), masukkan dengan format seperti ini:
nameserver 8.8.8.8
Hasilnya akan seperti ini:

*) saya menggunakan DNS Google hanya sebagai contoh, atau alternatif dari dns yang ditentukan oleh ISP
Setelah semua settingan diatas di isi, kita harus membuat agar sistem membaca atau mengenali settingan yang kita buat, jalankan perintah ini pada Terminal:
sudo /etc/init.d/networking restart....
TO BE CONTINUE......

Sampai sini dulu bro and sist, kita sambung di postingan berikutnya..... makanya sering2 visit leave comment, jadi kita tau klo bro and sist sangat perlu sama info dari postingan blog jtzone.... thanks for visiting.... salam sukses selalu... \m/...

Sabtu, 19 Mei 2012

Cara Seeting Menggunakan 2 LAN Card


Sebelum memulai praktek setting koneksi internet sharing dengan 2 LAN Card ini, siapkan dulu beberapa hal berikut ini :
1. Secangkir Kopi hangat
2. Roti bakar susu
3. Koneksi internet dengan Modem/USB Modem, SPEEDY atau sejenisnya
4. LAN CARD (Perangkat Tambahan yang biasanya bertipe PCI)
5. Komputer Server dan Client
6. Kabel LAN / Network RJ 45
7. HUB /NetworkingPort Switch
TOPOLOGY PERANGKAT
  1. KOMPUTER SERVER MEMPUNYAI 2 PORT LANCard/ETHERNET ADAPTER
  2. 1 Port SEBAGAI INTERNET IN / RECEIVER  ( PENERIMA KONEKSI INTERNET YG DARI MODEM ATAU ISP ANDA)
  3. 1 Port SEBAGAI INTERNET OUT / PEMBAGI (DIHUBUNGKAN KE SWITCH HUB/ACCESS POINT/WIFI atau LANGSUNG KE KOMPUTER CLIENT jika hanya menggunakan 1 Komputer Client)  
  4. IP ADDRESS MASING – MASING LANCard/ETHERNET ADAPTERNYA HARUS BERBEDA agar tidak terjadi CONFLICK
Kemudian lanjut ke pembahasan berikutnya, silahkan mulai praktek pada computer yang dijadikan server / Pembagi :
1. Siapkan Koneksi (dan pastikan Komputer 1 atau yg dijadikan server-data / internet-server nya sudah bisa terkoneksi dengan internet)
2. Masuk ke START – CONTROL PANEL
3. Pastikan anda menemukan 2 menu ini yaitu  Netowrk Connectiondan Network Setup Wizard di CONTROL PANEL anda
4. Klik “NETWORK SETUP WIZARD” untuk mulai mengatur / menyeting koneksi yang akan anda bagi.
5. Klik Tombol NEXT
6. Selanjutnya Akan muncul Instruksi Pilihan yang bertuliskan “This Computer Connects Directly to the Internet.. bla.. bla.. bla….
7. Karena anda menggunakan perangkat LANCard/Ethernet Adapter Tambahan, maka secara otomatis di list ini akan anda lihat 2 buah nama LANCard yang terpasang di computer anda. Defaultnya adalah Network connection1 dan Network Connection2, Sebagai contoh, untuk Koneksi IN yang berasal dari Modem saya gunakan LANCard yang OnBoard, dan yang LANCard Tambahan yg model PCI saya pakai sebagai Perangkat OUT nya..  Pastikan anda sudah tau yang mana yang OnBoard dan PCI yang dipakai sebagai IN atau OUT nya). Kemudian Gunakan Ethernet/LANCard yang koneksi ke internet atau INTERNET IN/RECEIVER  yang terkoneksi ke Modem.
8. Klik NEXT. Berikan Nama / Deskripsi untuk nama computer server anda. Atau biarkan defaultnya.
9. Klik NEXT, anda akan dibawa ke instruksi berikutnya, Berikan Workgroup Name yang sama dengan Komputer Client. Misalnya disini saya contohkan dengan nama “PT. ANGIN”. Klik NEXT
10. Anda akan disuguhkan instruksi untuk metode sharing data. Pilih yg atas bertuliskan “TURN ON….” jika  hendak membagi/Sharing data dan printer juga. Atau sebaliknya… Klik NEXT.
11. Pilihan seperti ini adalah Instruksi untuk pembuatan DISK Repair/DISK Setup yang sewaktu2 anda bisa gunakan dalam bentuk Diskette. Pilih “JUST FINISH the WIZARD” untuk mengabaikan perintah ini. KLik NEXT sampai FINISH
Langkah Pertama sudah selesai. Sekarang Minum kopi hangatnya dan makan roti bakarnya, kemudian kita lanjut ke pengaturan IP ADDRESS untuk masing2 PORT IN dan OUT LANCard/Ethernet Adapternya :D
OKE… LANJUT….
1. Kembali Masuk ke menu CONTROL PANEL – NETWORK CONNECTIONS
2. Secara Default anda akan menemukan 2 jenis Koneksi disana, Nama defaultnya “Network Connections dan Network Connections 2”. [Anda bisa melihat penjelasan point no. 7 sebelumnya] ,  Anda bisa merubah Namanya dengan mengklik Kanan di Koneksi tersebut, kemudian Pilih RENAME.
3. Sekarang, setting untuk Koneksi INTERNET IN / RECEIVER nya dulu. Pastikan Anda sudah bisa browsing / terkoneksi dengan MODEM atau ISP anda.
4. Klik Kanan di Koneksi INTERNET IN / RECEIVER nya, kemudianPROPERTIES
5. Pilih tab ADVANCED, kemudian di setting Windows Firewall nya klik Tombol SETTING.
6. Matikan Windows Firewall seperti gambar diatas (Jika berada dalam posisi ON, biasanya anda akan kesulitan mendapat koneksi share nya)
7. Kemudian kembali Ke Tab General di Properties sebelumnya, Klik seperti di gambar point 2, kemudian setting IP Address untuk koneksiINTERNET IN / RECEIVER sesuai perangkat anda. (Dalam hal ini saya menggunakan Indosat M2 sebagai Modem dengan settingan IP, subnetmask, default Gateway, dan DNS Server yang sudah ditentukan oleh ISP tersebut)
8. Jika Sudah benar, anda tentunya akan bisa koneksi dan browsing sampai langkah ini.
9. Selanjutnya, setting untuk Koneksi INTERNET OUT/ PEMBAGI / KONEKSI OUT nya.
10. Klik Kanan di Koneksi INTERNET OUT atau PEMBAGI nya. Pilih PROPERTIES
11. Setting juga IP Address seperti langkah diatas, tentunya dengan IP yang berbeda yang boleh kita buat sendiri. Defaultnya IP Address nya akan menjadi 192.168.0.1. Setting dengan setting berikut / atau bisa berbeda tergantung selera anda. :
IP. ADDRESS                       : 192.168.0.1
SUBNET MASK                   : 255.255.255.0
DEFAULT GATEWAY         : Sama dengan Default Gateway yg tersetting di Koneksi IN (dari ISP)
DNS Server & Alternate     : Sama dengan DNS setting di Koneksi IN
12. Selanjutnya, masih di settingan KONEKSI OUT / PEMBAGI, di TAB Advance
13. Centang/Tandai semua pilihannya, agar Komputer Client mendapat koneksi yang diharapkan. Jika anda paham dengan masing2 definisi services berikut ini, anda bisa melepas centang / tidak menandainya sesuai keperluan anda…
SETTING COMPUTER CLIENT
Anda hanya perlu mengatur IP Address untuk Komputer Client Anda dengan cara yang sederhana, yaitu berurut mengikuti settingan IP Address pada Koneksi OUT di Komputer Server.
Misalnya, diatas tadi saya contohkan settingan untuk Koneksi OUTKomputer Server adalah sebagai berikut :
IP. ADDRESS                       : 192.168.0.1
SUBNET MASK                   : 255.255.255.0
DEFAULT GATEWAY         : Sama dengan Default Gateway yg tersetting di Koneksi IN (dari ISP)
DNS Server & Alternate     : Sama dengan DNS setting di Koneksi IN
Maka, untuk Komputer Client1, anda cukup setting IP nya dengan setting berikut  :
IP. ADDRESS                      : 192.168.0.2
SUBNET MASK                  : 255.255.255.0
DEFAULT GATEWAY        : 192.168.0.1
DNS Server & Alternate    : Sama dengan DNS setting di Koneksi IN
Untuk Komputer Client2 :
IP. ADDRESS                       : 192.168.0.3
SUBNET MASK                   : 255.255.255.0
DEFAULT GATEWAY         : 192.168.0.1
DNS Server & Alternate     : Sama dengan DNS setting di Koneksi IN

Well... blogger.. selamat mempraktekan  ya.... keep learning and good luck  :)

Rabu, 16 Mei 2012

Panduan Cara Instalasi Ubuntu 9.10 Part 2


Partisi Hard Disk
Anda memiliki empat pilihan:

1. Jika komputer Anda sudah ada os lain (misalnya Windows 7) dan Anda menginginkan sistem dual boot, pilih opsi pertama: “Install them side by side, choosing between them at each startup”
 Catatan: Opsi ini hanya akan muncul apabila Anda memiliki operating system lain di komputer Anda, seperti Microsoft Windows. Perlu diingat, bahwa setelah instalasi Windows boot loader akan ditimpa oleh Ubuntu boot loader!

2. Jika Anda ingin menghapus operating system yang ada, atau hard drive sudah kosong dan Anda ingin installer secara otomatis melakukan partisi hard drive, pilihlah opsi kedua, “Use the entire disk”.

Catatan: Opsi ini sangat direkomendasikan kepada pengguna yang tidak memiliki os lain di komputernya atau yang ingin menghapus os yang ada, contohnya OS Windows.

3. Opsi ketiga adalah “Use the largest continuous free space” dan akan menginstall Ubuntu 9.10 pada space yang belum dipartisi pada hard drive yang dipilih.

4. Opsi keempat adalah “Specify partitions manually” dan pilihan ini sangat direkomendasikan untuk pengguna level advanced, pilihan ini untuk membuat partisi khusus atau melakukan format hard drive dengan sistem file lain. Ini juga dapat digunakan untuk membuat partisi /home yang sangat berguna untuk melakukan instalasi ulang keseluruhan sistem.

Berikut cara yang digunakan apabila Anda melakukan partisi manual dengan /home:
- Pilih “Specifiy partitions manually (advanced)” dan klik tombol “Forward”.

- Pastikan hard drive yang dipilih sudah benar. /dev/sda adalah physical hard drive pertama. /dev/sdb adalah hard drive kedua pada komputer Anda. Jadi, pastikan hard drive mana yang ingin Anda format! Kalau tidak, Anda akan kehilangan seluruh data pada hard drive tersebut!

- Misalkan hard drive yang dipilih kosong (tidak ada operating system atau data penting pada hard drive yang dipilih), namun ada sedikit partisi. Pilih setiap partisi dan klik tombol “Delete”. Setelah beberapa saat, akan muncul kata “free space”. Lakukan hal yang sama dengan partisi lain pada hard drive yang dipilih sampai semuanya terhapus dan muncul kata “free space”.

- Pilih kata “free space”, lalu klik tombol “Add”. Pada jendela yang baru, ketikkan 2000 pada kolom “New partition size in megabytes” dan pilih opsi “swap area” dari drop down list “Use as:”. Klik tombol OK dan dalam beberapa saat Anda akan melihat baris “swap” dengan ukuran yang telah ditentukan.

- Pilih kata “free space”, klik tombol “Add”. Pada jendela baru, pilih opsi “Primary”, ketikkan nilai antara 10.000 dan 50.000 pada kolom “New partition size in megabytes” dan pilih / sebagai “Mount point”. Klik tombol OK dan dalam beberapa saat Anda akan diberitahukan baris “ext4 /” dengan ukuran yang telah ditentukan.

- Pilih kata “free space”, klik tombol “Add”. Pada jendela baru yang munbul, pilih opsi “Primary”, ketikkan nilai antara 30.000 dan 50.000 (atau space yang tersisa pada hard drive Anda) pada kolom “New partition size in megabytes” dan pilih /home sebagai “Mount point”. Klik tombol OK dan dalam beberapa saat Anda akan diberitahukan baris “ext4 /home” dengan ukuran yang telah ditentukan.

Tampilan partisi Anda seharusnya seperti gambar di bawah ini. Jika benar, klik tombol “Forward” untuk melanjutkan instalasi…

Warning: Seluruh data pada hard drive yang dipilih akan dihapus dan tidak dapat dikembalikan.

Klik tombol “Forward” untuk melanjutkan instalasi.

Siapa Anda?
Pada layar ini, Anda harus memasukkan data yang benar sesuai pertanyaannya. Isilah kolom yang tersedia dengan nama asli Anda, nama yang Anda inginkan untuk login pada OS Ubuntu (yang disebut juga dengan “username” yang dibutuhkan untuk login pada system), password dan nama komputer (secara otomatis sudah tertulis, namun bisa Anda ganti).
Pada tahapan ini, ada opsi yang disebut “Log in automatically”. Jika kotak pilihan ini Anda centang, maka Anda akan login secara otomatis pada Ubuntu Desktop. Klik tombol “Forward” untuk melanjutkan…

Apakah Anda sudah benar-benar siap menggunakan Ubuntu?
Ini adalah langkah akhir instalasi. Pada tahapan ini, Anda dapat memilih untuk menginstall boot loader pada partisi lain atau hard drive, namun ini sangat direkomendasikan bagi yang sudah advanced saja.
Untuk itu, klik tombol “Advanced” dan pilih drive yang benar (USB stick)…

Klik tombol “Install” untuk memulai proses instalasi…

Operating System Ubuntu 9.10 (Karmic Koala) akan segera diinstall…

Setelah kira-kira 10 sampai 18 menit (tergantung pada spesifikasi komputer Anda), pop-up window akan muncul, mengingatkan Anda bahwa instalasi sudah selesai, Anda perlu melakukan restart komputer untuk melihat operating system Ubuntu berjalan. Klik tombol “Restart now”…

CD akan dikeluarkan dari CD ROM, lalu tekan tombol “Enter” untuk reboot. Komputer akan direset, dalam beberapa saat Anda akan melihat Ubuntu boot splash dan Xsplash…


Pada layar login, klik pada username Anda dan masukkan passwordnya. Klik Log in atau tombol enter…

Silakan menikmati Ubuntu 9.10 Anda…
 
Well... blogger, itu dia cara instalasi UBUNTU 9.10 , semoga dapat membantu proses pembelajaran kita semua, dan tidak monoton dengan satu Open Source (OS), yang kita kuasai, ada baiknya kita dapat menguasai beberapa cara kerja  OS, sehingga dimana pun kita berada kita tidak akan canggung untuk menggunakan dan menjalankan Program Computer... selamat mencoba... Salam Sukses selalu.... \m/...