Partisi Hard Disk
Anda memiliki empat pilihan:
1. Jika komputer Anda sudah ada os lain (misalnya
Windows 7)
dan Anda menginginkan sistem dual boot, pilih opsi pertama: “Install them side
by side, choosing between them at each startup”
Catatan: Opsi ini hanya akan muncul
apabila Anda memiliki operating system lain di komputer
Anda, seperti Microsoft Windows. Perlu diingat, bahwa setelah instalasi Windows
boot loader akan ditimpa oleh Ubuntu boot loader!
2. Jika Anda ingin menghapus operating system yang ada, atau hard drive
sudah kosong dan Anda ingin installer secara otomatis melakukan partisi hard
drive, pilihlah opsi kedua, “Use the entire disk”.
Catatan: Opsi ini sangat
direkomendasikan kepada pengguna yang tidak memiliki os lain di komputernya
atau yang ingin menghapus os yang ada, contohnya OS Windows.
3. Opsi ketiga adalah “Use the largest continuous free space” dan akan
menginstall Ubuntu 9.10 pada space yang belum dipartisi pada hard drive yang
dipilih.
4. Opsi keempat adalah “Specify partitions manually” dan pilihan ini sangat
direkomendasikan untuk pengguna level advanced, pilihan ini untuk membuat
partisi khusus atau melakukan format hard drive dengan sistem file lain. Ini
juga dapat digunakan untuk membuat partisi /home yang sangat berguna untuk
melakukan instalasi ulang keseluruhan sistem.
Berikut cara yang digunakan apabila Anda melakukan partisi manual dengan
/home:
- Pilih “Specifiy partitions manually (advanced)” dan klik tombol “Forward”.
- Pastikan hard drive yang dipilih sudah benar. /dev/sda adalah physical
hard drive pertama. /dev/sdb adalah hard drive kedua pada komputer Anda. Jadi,
pastikan hard drive mana yang ingin Anda format! Kalau tidak, Anda akan
kehilangan seluruh data pada hard drive tersebut!
- Misalkan hard drive yang dipilih kosong (tidak ada operating system atau
data penting pada hard drive yang dipilih), namun ada sedikit partisi. Pilih
setiap partisi dan klik tombol “Delete”. Setelah beberapa saat, akan muncul
kata “free space”. Lakukan hal yang sama dengan partisi lain pada hard drive
yang dipilih sampai semuanya terhapus dan muncul kata “free space”.
- Pilih kata “free space”, lalu klik tombol “Add”. Pada jendela yang baru,
ketikkan 2000 pada kolom “New partition size in megabytes” dan pilih opsi “swap
area” dari drop down list “Use as:”. Klik tombol OK dan dalam beberapa saat
Anda akan melihat baris “swap” dengan ukuran yang telah ditentukan.
- Pilih kata “free space”, klik tombol “Add”. Pada jendela baru, pilih opsi
“Primary”, ketikkan nilai antara 10.000 dan 50.000 pada kolom “New partition
size in megabytes” dan pilih / sebagai “Mount point”. Klik tombol OK dan dalam
beberapa saat Anda akan diberitahukan baris “ext4 /” dengan ukuran yang telah
ditentukan.
- Pilih kata “free space”, klik tombol “Add”. Pada jendela baru yang munbul,
pilih opsi “Primary”, ketikkan nilai antara 30.000 dan 50.000 (atau space yang
tersisa pada hard drive Anda) pada kolom “New partition size in megabytes” dan
pilih /home sebagai “Mount point”. Klik tombol OK dan dalam beberapa saat Anda
akan diberitahukan baris “ext4 /home” dengan ukuran yang telah ditentukan.
Tampilan partisi Anda seharusnya seperti gambar di bawah ini. Jika benar,
klik tombol “Forward” untuk melanjutkan instalasi…
Warning: Seluruh data pada hard drive yang dipilih akan dihapus dan tidak
dapat dikembalikan.
Klik tombol “Forward” untuk melanjutkan instalasi.
Siapa Anda?
Pada layar ini, Anda harus memasukkan data yang benar sesuai pertanyaannya.
Isilah kolom yang tersedia dengan nama asli Anda, nama yang Anda inginkan untuk
login pada OS Ubuntu (yang disebut juga dengan “username” yang dibutuhkan untuk
login pada system), password dan nama komputer (secara otomatis sudah tertulis,
namun bisa Anda ganti).
Pada tahapan ini, ada opsi yang disebut “Log in automatically”. Jika kotak
pilihan ini Anda centang, maka Anda akan login secara otomatis pada Ubuntu
Desktop. Klik tombol “Forward” untuk melanjutkan…
Apakah Anda sudah benar-benar siap menggunakan Ubuntu?
Ini adalah langkah akhir instalasi. Pada tahapan ini, Anda dapat memilih
untuk menginstall boot loader pada partisi lain atau hard drive, namun ini
sangat direkomendasikan bagi yang sudah advanced saja.
Untuk itu, klik tombol “Advanced” dan pilih drive yang benar (USB stick)…
Klik tombol “Install” untuk memulai proses instalasi…
Operating System Ubuntu 9.10 (Karmic Koala) akan segera
diinstall…
Setelah kira-kira 10 sampai 18 menit (tergantung pada spesifikasi komputer
Anda), pop-up window akan muncul, mengingatkan Anda bahwa instalasi sudah
selesai, Anda perlu melakukan restart komputer untuk melihat operating system
Ubuntu berjalan. Klik tombol “Restart now”…
CD akan dikeluarkan dari CD ROM, lalu tekan tombol “Enter” untuk reboot.
Komputer akan direset, dalam beberapa saat Anda akan melihat Ubuntu boot splash
dan Xsplash…
Pada layar login, klik pada username Anda dan masukkan passwordnya. Klik Log
in atau tombol enter…
Silakan menikmati Ubuntu 9.10 Anda…
Well... blogger, itu dia cara instalasi
UBUNTU 9.10 , semoga dapat membantu proses pembelajaran kita semua, dan tidak monoton dengan satu
Open
Source (
OS), yang kita kuasai, ada baiknya kita dapat menguasai beberapa cara kerja
OS, sehingga dimana pun kita berada kita tidak akan canggung untuk menggunakan dan menjalankan
Program
Computer... selamat mencoba... Salam Sukses selalu.... \m/...